Tema Edutainment Potensial KHDTK Aek Nauli
BERITA DAN ARTIKEL / August 31, 2017

Konsep edutainment yang diusung oleh KHDTK Aek Nauli merupakan program unggulan yang menggabungkan konsep berwisata sambil belajar. Konsep ini bertujuan untuk mengarahkan pemanfaatan kawasan sebagai media pendidikan alam yang menyenangkan bagi pengunjung. KHDTK Aek Nauli adalah KHDTK pertama se-Indonesia yang menerapkan konsep ini sehingga model pengelolaan tersebut diharapkan dapat menjadi contoh model pengelolaan KHDTK secara nasional. Saat ini ada 5 (lima) tema edutainment yang telah masuk kedalam Rencana Pengelolaan KHDTK Aek Nauli dengan Konsep Edutainment jangka pendek , yaitu  edutainment budidaya lebah madu, penyadapan getah Pinus, pemanenan Kemenyan, pengolahan Pirdot & Taksus serta budidaya Rumput Gajah. Tentunya masih banyak potensi edutainment lain yang dapat digali dari KHDTK Aek Nauli untuk memaksimalkan pemanfaatan sumber daya alam secara lestari, memaksimalkan sumber daya manusia berkualitas dan berbagai produk Litbang yang dimiliki BP2LHK Aek Nauli. Fungsional Teknisi dan Peneliti yang ada di BP2LHK Aek Nauli masing-masing memiliki keahlian yang sangat mendukung konsep edutainment di KHDTK Aek Nauli. Mereka memiliki segudang ide dan konsep tema berbasis edutainment. Dari Hasil Diskusi yang dilakukan  saat proses pembuatan Rencana Pengelolaan KHDTK Aek Nauli dengan Konsep edutainment  oleh tim proyek perubahan dengan para fungsional teknisi dan peneliti didapat 30 tema edutainment yang sangat potensial untuk dikembangkan. Diantaranya pengenalan dan…

Serunya Perayaan HUT 72 Republik Indonesia BP2LHK Aek Nauli
BERITA DAN ARTIKEL / August 18, 2017

Mengakhiri rangkaian peringatan hari kemerdekaan Republik Indonesia, hari ini Jumat, 18 Agustus 2017 Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BP2LHK) Aek Nauli mengadakan kegiatan tracking santai di kawasan KHDTK Aek Nauli. Kegiatan ini merupakan kegiatan terakhir dari rangkaian kegiatan perayaan 17 Agustus 2017 yang telah dilaksanakan mulai dari tanggal 14 Agustus dan berakhir pada hari ini. Tracking santai ini dimulai dari lokasi kantor BP2LHK Aek Nauli dan berakhir di kawasan Ekowisata Gajah KHDTK Aek Nauli yang merupakan hasil kejasama BP2LHK Aek Nauli dengan BBKSDA Sumatera Utara dan Vesswic dalam mendukung Danau Toba sebagai destinasi pariwisata nasional. Kegiatan ini di ikuti oleh seluruh pegawai BP2LHK Aek Nauli yang dikomandoi oleh Ali Ngimron S.Hut., M.Eng. Tidak hanya tracking santai, sesampainya di lokasi ekowisata gajah, kegiatan dilanjutkan lagi dengan berbagai macam perlombaan, seperti lomba balap karung, lomba sendok kelereng, lomba melempar bola tenis, dll. Dalam kesempatan ini Ali Ngimron menyampaikan harapannya bahwa dengan adanya kegiatan ini kebersamaan selalu terjaga antara pegawai Aek Nauli dan dengan kegiatan ini menjadi awal yang baik untuk memulai kegiatan olahraga di Aek Nauli dan dapat dilaksanakan tiap minggunya. Antusias dan semangat  pegawai BP2LHK Aek Nauli dalam mengikuti kegiatan ini terlihat dari partisipasi pegawai yang bersedia mengikuti berbagai…

Sambungan: Pengembangan Situs-situs Budaya untuk Konservasi Lingkungan di Kawasan Danau Toba
BERITA DAN ARTIKEL / August 2, 2017

Strategi Pengembangan Obyek-obyek Wisata Alam di Kawasan Danau Toba Pengembangan obyek-obyek wisata alam berupa situs-situs budaya dan tempat sakral akan mempunyai nilai lebih jika dapat dikembangkan dengan baik dan dapat menjadi upaya mengkonservasi lingkungan di kawasan Danau Toba serta memberikan kontribusi bagi peningkatan ekonomi masyarakat di sekitar kawasan Danau Toba. Berikut ini adalah beberapa strategi yang dapat dilakukan dalam pengembangan obyek-obyek wisata alam di kawasan Danau Toba, yaitu: 1.Memprioritaskan Program Pengembangan Obyek Wisata Alam Berdasarkan hasil studi literatur, obyek wisata alam berupa tempat sakral dan situs-situs budaya, belum menjadi prioritas dalam Renstra Satuan Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Samosir. Padahal, obyek-obyek wisata alam tersebut agar dapat menarik minat wisatawan baik wisatawan domestik maupun wisatawan luar negeri adalah dengan cara menjual keunikan-keunikan potensi obyek-obyek wisata alam tersebut. 2.Meningkatkan Promosi dan Sosialisasi Obyek Wisata Alam Upaya peningkatan promosi dan sosialisasi pengembangan obyek-obyek wisata alam sangat penting dilakukan agar obyek wisata alam dan destinasi dapat diketahui dan dikenal serta sebagai upaya untuk mengajak masyarakat luas mengkonservasi lingkungan, baik lingkup masyarakat nasional maupun lingkup masyarakat internasional. Program promosi dan sosialiasi merupakan cara yang tepat untuk memperkenalkan obyek wisata alam yang belum diketahui masyarakat, terutama keberadaan lokasi wisata dan obyek wisata yang akan dijual dan dapat dinikmati…