Model IAAS (Integrated Agroforestry Apiculture System) untuk Pemulihan Ekosistem dan Kesejahteraan Masyarakat di Danau Toba
BERITA DAN ARTIKEL / May 31, 2017

Model IAAS dalam prakteknya digambarkan sebagai penggabungan antara sistem agroforestry dengan budidaya lebah madu Apis dan Trigona untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan dan penggalian alternatif mata pencaharian masyarakat. Dalam pelaksanaannya, model IAAS ini memerlukan serangkaian kegiatan berupa penyiapan kelompok tani, pengelolaan produksi, dan pengelolaan pemasaran.

PROGRES RENCANA AKSI DINAS KEHUTANAN PROV. SUMATERA UTARA DALAM MENDUKUNG KAWASAN DANAU TOBA MENJADI KAWASAN PARIWISATA NASIONAL
BERITA DAN ARTIKEL / May 17, 2017

Dalam Upaya Revitalisasi Danau Toba yang merupakan salah satu kawasan Strategis Pariwisata Nasional dari 10 Destinasi Wisata Prioritas dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2017, Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Utara (Dishutprov Sumut)adalah salah satu satker lingkup Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang merupakan bagian dari Sekretariat Bersama Revitalisasi Danau Toba mendukung penuh percepatan pembangunan kawasan Danau Toba menjadi Kawasan Strategis Pariwisata Nasional. Bentuk nyata dukungan pembangunan kawasan Danau Toba, Dishutprov Sumatera Utara adalah disusunnya Rencana Aksi Terpadu Penanganan Kawasan Danau Toba 2016-2018 antara lain meliputi: Penanganan Penebangan Hutan Kegiatan Rehabilitasi Hutan Penataan Batas Kawasan Hutan Penataan Kawasan Pariwisata Danau Toba Progres tindak lanjut dalam penanganan penebangan hutan yang terjadi di tujuh Kabupaten Kawasan Danau Toba, Dishutprov Sumut telah menyampaikan draft Surat kepada Gubernur Sumatera Utara tentang Penghentian Penerbitan Surat Keterangan Asal Usul (SKAU)  yang ditujukan kepada Bupati di tujuh Kabupaten/Kota di Kawasan Danau Toba sebagai pemangku kawasan, sesuai dengan Nota Dinas Kadishut No. 522/2089 tanggal 29 Agustus 2016. Selain itu, Dishutprov Sumut telah menyurati Balai Pengelolaan Hutan Produksi (BPHP) Wilayah II dengan surat No. 522/2088 tanggal 29 Agustus 2016 tentang Evaluasi dan Pencabutan Izin Penerbit SKAU di Kawasan Danau Toba. Untuk kegiatan Rehabilitasi Hutan, progress tindak lanjut dari rencana aksi…

EKOWISATA Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Aek Nauli
BERITA DAN ARTIKEL / May 3, 2017

Sejarah Singkat Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Aek Nauli merupakan kawasan yang ditetapkan oleh pemerintah untuk kepentingan penelitian dan pengembangan kehutanan. Pembentukan KHDTK merupakan amanat Undang-Undang no. 41 tahun 1999 tentang Kehutanan, dimana pemerintah dapat menetapkan kawasan hutan tertentu untuk tujuan khusus yaitu: (a) penelitian dan pengembangan, (b) pendidikan dan latihan, serta (c) religi dan budaya. Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Aek Nauli merupakan salah satu KHDTK yang ditetapkan melalui Surat Keputusan Menteri Kehutanan No. 39/Menhut-II/2005, tanggal 7 Pebruari 2005 dengan luasan 1.900 Ha. Secara geografis KHDTK Aek Nauli terletak diantara 2˚ 41’ – 2˚ 44’ LU dan 98˚ 57’ – 98˚58’ BT dan secara administratif termasuk pada Desa Sibaganding, Kecamatan Girsang Sipanganbolon, Kabupaten Simalungun, Provinsi Sumatera Utara. Kawasan ini merupakan daerah pegunungan pada ketinggian sekitar 1.100 – 1.750 meter dari permukaan laut dengan kemiringan antara 3 – 65 %. Gambar 1. Pintu Masuk Ekowisata KHDTK Aek Nauli Aksesibilitas Kawasan KHDTK Aek Nauli memiliki aksesibilitas yang mudah dilalui karena terdapat di pinggir jalan propinsi yang menuju Kawasan Danau Toba. Untuk menuju ke kawasan dapat ditempuh dengan rute yaitu dari Medan (Bandara Kualanamu jika berada diluar Sumatera Utara) – Pematangsiantar – Parapat  dengan jalan darat menggunakan kendaraan pribadi maupun…